//
you're reading...
Uncategorized

Tribal Bellydance and Fusion Festival

Akhirnya… Setelah sekian lama mengimpikan hal ini… Per tanggal 8 Januari 2012, kali pertama Tribal Babes Indonesia membuat Festival Bellydance dengan tema “Tribal Bellydance and Fusion Festival”

Seneng banget rasanya satu persatu impian bisa terwujud nyata🙂

Segala persiapan dimulai per bulan oktober 2011… Mulai dari tempat, peserta, musik, koreografi, hingga kostum. Segala hal-hal kecil hingga besar mulai diperhitungkan hingga sangat mendetail. Cek sana ini… Konsultasi sana sini… Diskusi sana sini… Hunting informasi dan barang sana sini… Plus latihan bersama troops (sebutan untuk tim kami selain kata Troupe) di sana dan di sini, yg berarti kami menyewa studio di beberapa tempat untuk berlatih beberapa koreografi yang akan kami tarikan di festival. Wah, kesibukan yang sangat menyita waktu sekaligus menyenangkan🙂

Baru kali ini aku benar-benar menginginkan dalam 1 hari memiliki waktu lebih dari 24 jam,hehehe… Bayangkan, aku menyiapkan 7 buah koreografi untuk troops TBI, dimana akhirnya aku putuskan hanya 6 koreo dan 1 improve. 1 koreo sebenarnya adalah koreo lama yg ku buat setahun lalu, namun sedikit di modifikasi oleh teman satu Troupe yang berusaha untuk memaksimalkan bentuk koreo dan aku seneng banget melihatnya… Thanks ya Alvian dan Veronika yang sudah menambah nilai gerakan pada koreo Turkish Girl milik aku🙂

Setelah banyak beberapa kendala yang harus di hadapi dan beberapa hal-hal penting dan yang tidak penting yang tetap harus aku lalui, akhirnya tibalah saatnya memeriahkan festival… Yaaaayyyyyyyy….

image

Kalau boleh aku berbangga, festival yang aku buat di bawah Tribal Babes Indonesia adalah Festival Tribal Bellydance pertama di Jakarta. Tapi aku gak tau apakah ini Festival Tribal pertama di Indonesia…😀

Di adakan di Shisha Cafe, Kemang, Jakarta Selatan. Dengan kehadiran bintang tamu spesial, yakni Cinzia Di Cioccio dari Les Soeurs Tribales, Italia, dan juga teman-teman bellydancer dari komunitas lain membuat festival ini berlangsung dengan penuh warna!!

Ada sahabat-sahabat dari Dancewave Center (VelvetRaqs Troupe) diwakilkan oleh Yuska (teman sekaligus salah satu guru Tribal-ku), Lalu Enna, Nabilla, dan murid-muridnya mewakili Sahara Dance (Troupe yang sekaligus pemilik dari Shisha Cafe, Kemang), Bellydance Jakarta (BDJ) diwakili oleh Mentor plus ownernya, Christine Yaven, juga ada Mia Badib, Febi dan teman-teman lain dari BDJ yang aku belum hafal semuanya,hehehe… Lalu Patricia dari Star Of the East-nya Interlude Dance Academy beserta murid-muridnya. Lalu ada Yulia dengan tarian andalannya yakni Bollywood, ada juga teman-teman dari Samarinda, Kalimantan Timur, dari VnA studio yang diwakili oleh Vina selaku Mentor dan owner studio beserta teman-teman grupnya, dan tak ketinggalan dari Etoile Dance Center (sekolah tari tempat aku juga mengajar kelas Bellydance, di daerah Serpong, Tangerang Selatan).

Aku bilang penuh warna karena banyak sekali style bellydance yang di tampilkan : Oriental, Baladi, Saidi, Folk, Bollywood, Tribal Fusion, Tribal Hip Hop, Gothic Fusion, Khaliji, ATS, hingga ITS. Properti yang di pakai oleh beberapa grup juga beragam, dari Veil (selendang), Cane (tongkat), hingga Zills (simbal jari)

Disini… Di festival ini… Di atas panggung ini… Kami lupakan segala perbedaan style… Kami buang segala perbedaan opini dan keinginan…

Disini… Di festival ini… Di atas panggung ini…. Kami semua adalah satu kesatuan… Yakni, para pecinta seni tari bellydance…

Terima kasih kepada teman-teman yang meluangkan waktu untuk meramaikan Festival Tribal Bellydance dan berbagi keindahan tariannya dengan kami.

Terima kasih kepada Enna dan Nabilla atas kerjasamanya dalam penggunaan tempat Festival di Shisha Cafe, Kemang.

Terima kasih kepada Cinzia Di Cioccio yang memberikan warna tersendiri dengan Tribal style miliknya. Dan juga terima kasih atas support dan dorongannya untuk aku dalam menari Improvisation Tribal Style dan meyakinkan aku untuk menunjukkan style dan ciri khas aku di atas panggung.

Dan terima kasih untuk sahabat-sahabat troops di Tribal Babes Indonesia : Veronika, Alvian, Catherine, Nia, Dewy, Uchi dan Usagi. Tanpa dukungan dan partisipasi kalian, Tribal Babes Indonesia hanyalah “Solo” dan bukan “Tribe” yang seharusnya. Love you all, guys…. *hugs*

– Desi –

image

image

image

About Tribal Babes Indonesia

We are the First and Pioneer of Tribal Bellydance Troupe (and community) in Indonesia. We are also the pioneer of Tribal Bellydance event in Indonesia

Diskusi

2 thoughts on “Tribal Bellydance and Fusion Festival

  1. Salut untuk kegigihan mentor yang satu ini, Desi you are the dream maker. Berani bermimpi, dan lebih berani lagi mewujudkan. Keep it going sista, you can do bigger than this, and I’ll let you have my support in every way I could.

    Posted by Veronika | 2 Maret 2012, 12:32 pm

Drop Your Tribal Comment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

VISITOR

free counters

Statistik Blog

  • 57,150 hits

Facebook

Ocehan

Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 180 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: