//
you're reading...
Dance, Uncategorized

Sizzlin’ Old School Burlesque Workshop with Mia Badib

Wow!!

Itu kata pertama yang keluar dari mulutku begitu aku selesai mengikuti workshop Burlesque bersama Troops, Dewy dan Catherine. Aku sering banget lihat video dan film bertemakan Burlesque tapi belum pernah sekalipun mempelajarinya. makanya aku seneng banget Mia Badib dari Bellydance Jakarta mau membagi ilmunya dengan memberikan workshop ini kepada kita-kita🙂

Ok, dibawah ini aku akan jabarkan apa yang aku dapat dari Mia Badib saat mewawancarai (baca : tanya jawab karena butuh ilmu,hehehe…) selepas workshop berakhir… dan beberapa kutipan dari Wikipedia

Kita semua tahu Burlesque lahir dari tempo doeloe… Dan Burlesque masuk dalam kategori tarian Klasik. Apalagi musik-musik yang digunakan dalam tarian Burlesque (dari dulu hingga kini) masih terus menggunakan musik klasik sejenis Cabaret Music dan Jazz.

Burlesque sendiri lahir di teater, di Francesco Berni’s Opere Burlesche awal abad ke 16 di Eropa. Burlesque sendiri bisa dikatakan merupakan sebuah pertunjukkan yang bertujuan menghibur para pengunjung karena konsep dari tarian ini kurang lebih merupakan drama musikal dengan bumbu humor dan terkadang begitu ekspresif. Gerakan-gerakan genit dan ekspresif (yang diambil dari elemen tokoh kartun) yang terkadang juga lucu membuat penonton sangat menikmati pertunjukkan Burlesque.

Sayangnya… walaupun tarian ini begitu menghibur dengan kehumorisannya, pada umumnya tarian Burlesque berakhir dengan membuka atribut yang dikenakan penari dan juga kostumnya sehingga “nyaris” bertelanjang bulat. Untung saja di workshop yang aku ikuti tidak ada dan tidak mungkin kita menggunakan konsep tersebut,hehehe…

Tapi bagaimana pun menari Burlesque butuh tehnik (bagi aku loh…). Karena tidak mungkin kita mampu menarikannya bila kita terlihat kaku. Tentu saja hasilnya akan terlihat sangat buruk. Walaupun tidak harus memiliki level master tari untuk menarikannya tapi minimal jika kita sudah terbiasa menari, maka akan jauh lebih mudah untuk belajar menari Burlesque.

Property yang digunakan saat aku mnegikuti workshop ini hanya Feather Boa dan Glove, alias aksesoris bulu-bulu dan sarung tangan. Properti ini sangat mendukung karena lebih membantu ekspresi yang kita tampilkan. Belum lagi properti yang digunakan mampu membuat gerakan dalam Burlesque menjadi lebih dramatis😀

Aku tau, ini bukan bellydance, tapi bukan berarti ilmu yang kudapat tidak bisa digunakan didalam bellydance. Apalagi kini sudah banyak (bahkan tahun 80-90an) sudah mulai dikenal di masyarakat Eropa dan Amerika yang namanya Bellydance Burlesque, yakni gerakan-gerakan bellydance yang disisipkan ke dalam tarian Burlesque. Itulah yang membuat aku makin bertambah semangat berkreasi dalam koreografi yang aku ciptakan.

Intinya, aku senang sekali mendapat kesempatan mengikuti workshop ini. Terima kasih untuk Mia Badib yang sudah membagi ilmunya🙂

Well, you will always find the fun when you are dancing… any kind of dancing🙂

– Desi –
Tribal Babes Indonesia

About Tribal Babes Indonesia

We are the First and Pioneer of Tribal Bellydance Troupe (and community) in Indonesia. We are also the pioneer of Tribal Bellydance event in Indonesia

Diskusi

Belum ada komentar.

Drop Your Tribal Comment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

VISITOR

free counters

Statistik Blog

  • 57,150 hits

Facebook

Ocehan

Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 180 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: