//
you're reading...
bellydance, Dance, tribal babes indonesia, tribal bellydance, tribal bellydance

Sejarah Lahirnya Tribal Bellydance

Tribal Style Bellydance merupakan fenomena perpaduan dunia barat dan modern. Dalam Tribal Style bisa dilihat bahwa beberapa gerakannya di ambil dari gerakan tari Timur Tengah (Raks Al Sharki) dan menggabungkannya dengan gerakan, postur dan estetika bentuk tari etnis (style) lain, seperti tari North African Dance, Flamenco dan Classical Indian Dance. Gaya kostum yang dipakai di Tribal Style Ini juga memiliki gaya kostum yang terbilang unik dengan menggunakan tekstil yang kaya ornamen dan bahan yang terbilang berat, perhiasan-perhiasan ala suku pedalaman India-Gipsi, perhiasan logam, dan bahkan kostum yang bertumpuk. Gaya kostum ini tidaklah bertujuan untuk “menata ulang” gaya berpakaian yang dimiliki oleh beberapa kelompok masyarakat, melainkan hanya menyesuaikan dengan ide-ide fantasi etnis ala dunia barat, ditambah penggunaan berbagai elemen yang berbeda dari berbagai daerah (baik itu gaya aksesori sebuah komunitas/pemukiman atau gaya dandanan) untuk menciptakan tampilan keseluruhan yang kohesif dan tidak biasa (unik).

danse-orientale-bal-anat1

American Tribal Style (ATS)

American Tribal Style lahir dan berkembang di California, di pantai barat Amerika pada awal 1960-an. Format (bentuk) dasar Tribal Bellydance yang kita dilihat saat ini adalah bentuk dari formasi American Tribal Style (ATS) yang dikembangkan dari waktu ke waktu dan juga pengaruh dan visi artistik dari tiga penari utama di ATS. Sebutan ‘American’ (Amerika) yang ada dalam nama ATS jelas menunjukkan bahwa tarian ini lahir dan berkembang jauh dari tanah kelahiran aslinya dimana Belly Dance lahir (Negara Timur Tengah) dan telah dikembangkan oleh nilai-nilai seni artistic Amerika. Bisa dibilang, ATS Bellydance merupakan refleksi sebuah seni tari Bellydance yang memiliki perpaduan budaya dan unsur-unsur seni lainnya yang dapat ditemukan di California, San Francisco, yang sedang berkembang pada masa tersebut.

Pengaruh pertama terbesar akan lahirnya style ini adalah dari seorang penari yang bernama Jamila Salimpour, yang merupakan salah satu penari otodidak bertalenta yang bermukim di San Francisco. ‘Pelatihan’ seni tari yang pertama kali didapat oleh Jamila berawal dari pengamatan dirinya akan apa yang dilakukan ayahnya yang pernah ditempatkan di Mesir bersama beberapa tentara dan bersikap layaknya orang-orang dari komunitas Ghawazee (Indian Gypsy). ‘Pelatihan’ lainnya adalah saat Jamila mulai sering menonton film-film Mesir yang banyak menampilkan seni dan tari ala Mesir, dan terakhir saat dirinya sering menghadiri pertunjukkan tari dan mengamati para penari di klub-klub di North Beach, San Francisco, yang datang dari beberapa negara-negara Timur Tengah. Ketika Jamila mulai (memberanikan diri) mengajarkan tarian yang dia lihat, dia berulangkali merubah dan mengembangkan bentuk asli tarian tersebut. Karena tidak pernah di ajarkan oleh seorang guru, maka dia pun kesulitan untuk mengajarkan bentuk tarian aslinya ke murid-muridnya. Akhirnya Jamila mencoba sesuatu yang baru. Tarian yang Jamila ajarkan kepada murid-muridnya adalah campuran dari berbagai gaya tari Kabaret yang dia pelajari saat bekerja di klub tari untuk beberapa waktu.

Namun pada akhir tahun 1960 terjadi kekacauan dikarenakan murid-murid didikkan Jamila tiba-tiba menari secara spontan di sebuah acara ‘Renaissance Pleasure Faire’ di California Utara, sehingga penyelenggara acara tersebut memintanya untuk mengontrol tindakan-tindakan murid-muridnya yang di anggap lepas control dan mengancam untuk melarangnya tampil untuk acara-acara berikutnya. Karena hal tersebut Jamila mendapatkan ide untuk mendirikan sebuah “kelompok tari” terorganisir yang disebut ‘Bal-Anat’ agar murid-muridnya tetap bisa tampil secara rutin di acara tersebut, tapi dengan formasi dan konsep tari yang lebih terarah.

Bal-Anat sendiri cenderung mengarah pada tarian rakyat dan menggunakan kostum yang sesuai dengan tema ‘rakyat’. Tujuannya adalah untuk menyajikan sebuah variety show dengan berbagai ciri khas yang berbeda mewakili para penari dan musisi yang berasal dari berbagai daerah yang tergabung di komunitas Bal-Anat. Tarian yang disajikan oleh komunitas Bal-Anat terbilang tidak 100% akurat tarian Timur Tengah, Jamila tidak pernah mengunjungi Timur Tengah atau Afrika Utara, dan sebagian besar gaya kostum dan dandananya didasarkan pada gambar dari foto, lukisan Orientalis atau majalah seperti ‘National Geographic’ yang dilihatnya. Seperti apa yang dia lakukan di acara Renaissance Faire, tujuannya bukanlah untuk menonjolkan kesenian asli tarian Timur Tengah, melainkan untuk memberikan gambaran mengenai bentuk ide dan imajinasi dirinya terhadap seni tari dari negara-negara Timur Tengah pada jaman lampau. Para penonton sering berpikir bahwa pertunjukkan yang mereka lihat adalah sesuatu yang realistis, walau Jamila sendiri mengakui itu ‘Setengah nyata dan Setengah hokum’. **Hokum (italian : tidak nyata/imajinasi/karangan/dusta)

Dikisahkan tentang seorang seniman bernama Masha Archer yang merupakan murid dari Jamila Salimpour dan juga anggota inti dari Bal-Anat. Dia adalah seorang seniman terlatih, yang mempelajari seni tari di New York, namun kemudian pindah ke San Francisco di mana dia akhirnya menemukan studio Jamila dan kemudian memutuskan untuk bergabung.

Masha terbilang cukup kontroversial. Tindakan kontroversial yang dilakukannya dan sempat menohok para penari-penari berdarah Timur Tengah adalah saat dia mencoba untuk memisahkan kebudayaan asli bellydance dari akarnya (di Timur Tengah) karena merasa bahwa orang-orang dari Timur Tengah tidak pantas mewakili sejarah bellydance karena sikap mereka yang serba tertutup (contoh : penampilan bellydance banyak dilakukan ditempat-tempat tertutup, atau hanya untuk kalangan tertentu, bahkan pemerintah Mesir sempat melarang beberapa penari berdarah Indian Gypsy untuk tidak menari didepan umum, dan yang terakhir adalah menyangkut nilai agama dimana wanita dilarang menari dihadapan laki-laki yang bukan muhrimnya), dan menurut Masha bahwa wanita Amerika-lah yang lebih layak untuk mengadopsinya (mewakilinya).

Masha sangat tidak menyetujui bellydance ditarikan di bar dan restoran, dan klaim orang-orang bahwa itu adalah cara (dan tempat) yang tepat untuk mengekspresikan nilai seni bellydance. Masha ingin merubah citra bellydance yang oleh beberapa kaum dipandang sebagai tarian rendahan karena terlalu seringnya penampilan bellydance dipersembahkan hanya sebagai ‘penghibur’ bagi para tamu-tamu. Langkah utama yang dilakukan Masha untuk memperbaiki citra bellyance adalah melalui kostum. Masha menutupi kakinya dengan pantalon (celana gembung mirip balon atau celana Aladin), rambut berlapis sorban, dan mengganti bra dengan Choli yang dia desain ulang.

Masha merupakan pendiri/pencetus San Francisco Classical Dance Company yang berdiri selama 14 tahun sejak awal 1970-an, dan menciptakan apa yang disebut sebagai “Synchronized Group Improvisation” yang pengertian mudahnya adalah format tarian tanpa koreografi namun tetap tertata/terarah secara sinkron dan dilakukan secara berkelompok (grup). Postur yang dia ajarkan terbilang berbeda dari postur belydance pada umumnya, yakni menjaga posisi badan terlihat tegap, tinggi dan panjang. Masha menolak menggunakan musik-musik atau lagu berbau Timur Tengah dan sejenisnya. Masha lebih memilih musik klasik, cabaret, music rakyat, dan barat modern. Namun sayang, setelah apa yang dia perjuangkan, Masha kini malah memutuskan untuk berhenti menari dan memfokuskan dirinya terhadap karya seni aksesoris tari dan desain perhiasan.

nerriccioCarolena Nericcio, salah satu murid dari Masha yang juga anggota inti menemukan kepribadian dan kekuatan Masha menawan. Carolena mulai mengikuti kelas Masha ketika dia baru berusia 14 tahun. Pada akhir 1980-an, setelah berguru pada Masha selama 7 tahun, Carolena mulai belajar sendiri dan mengembangkan ilmu tari yang di dapatnya dan akhirnya mendirikan ‘FatChanceBellyDance’ (FCBD). Carolena yang pernah belajar dengan Masha secara eksklusif dan terbilang cukup obsesif membuatnya melahirkan tehnik dan kombinasi gerakan untuk FCBD yang sejumlah elemen tarinya berasal dari tehnik dan kombinasi milik Masha.

Carolena mempertahankan postur (yang di ajarkan Masha), ide-ide kostum, namun kemudian dia kembangkan. Carolena mulai memodifikasi beberapa gerakan milik Masha, diantaranya :
– Formasi ‘Synchronized Group Improvisation’
– ‘Isyarat’, yang bisa “menunjukan” gerakan selanjutnya yang akan ditarikan ketika mereka menari secara berkelompok.

Hal ini memungkinkan para murid mampu melakukan tarian secara ‘improvisationally’ sebagai sebuah kelompok tetapi dengan komunikasi yang konstan.

Meskipun masih menggunakan beberapa tehnik dan formasi milik Masha, Carolena lebih tertarik pada budaya asli bellydance sehingga gerakan dan tehnik yang dia kembangkan lebih mendekati kebudayaan aslinya yakni bellydance asal Timur Tengah dan Afrika Utara. Begitu juga dengan music, Carolena membatasi penggunaan jenis musik dalam tariannya dan memilih yang lebih sesuai dengan hitungan tempo gerakan, karena lebih mudah untuk formasi improvisasi. Carolena pun menyederhanakan beberapa gerakan formasi milik Masha, terkait dengan kostum khas FCBD yang dia ciptakan.

Mengenai kostum khas FCBD, Carolena yang pernah mempelajari dunia fashion memanfaatkan pengetahuannya untuk mengembangkan pola dan gaya kostum untuk komunitasnya. Awalnya kostum dan gaya pementasan FCBD terbilang cukup eklektik, tapi seiring waktu gaya kostum FCBD menjadi lebih berkembang bahkan terkenal dengan gaya seragam celana pantalon, rok yang berlapis, syal pinggul, sabuk tassell, atasan choli open-back berlengan panjang ditambah dengan bra koin dikenakan di atas choli, dan rambut/kepala tertutup sorban dan berbagai aksesoris di kepala.

Itu lah sedikit cerita mengenai lahirnya istilah ‘American Tribal Style’ (ATS) pada masa itu. Carolena sendiri mengatakan bahwa dia tidak menyadari bahwa dia memiliki gaya yang dipandang unik oleh orang-orang karena dia hanya belajar dengan satu guru. Namun yang bisa kita lihat keunikan terjadi justru karena Carolena berani mengkombinasikan (padu padankan) antara gaya Masha Archer dan gerakan ‘penyempurnaan’ ala Carolena membuat masyarakat yang melihat menyadari hadirnya sebuah budaya baru yang ‘butuh’ nama sehingga bisa dipahami dan dibedakan dari bentuk-bentuk lain sebuah seni tari bellydance.

FatChanceBellyDance_31FatChanceBellyDance (FCBD) kini sudah berusia lebih dari 20 tahun sekarang, dan meskipun masih menggunakan format yang sama namun beberapa modifikasi gerakan-gerakan baru mulai terlihat beberapa tahun belakangan ini. Tetapi, mempertahankan ide yang sama dan estetika penyajian yang sama masih menjadi fondasi utama FCBD.

FCBD banyak melahirkan penari-penari terkenal yang kini sudah memiliki komunitas (Troupe) sendiri dengan penambahan gaya ala troupe mereka. Beberapa penari (instruktur) terkenal jebolan FCBD diantaranya :
Kajira Djoumahna yang mendirikan United We Dance dan Black Sheep Belly Dance kini berbasis di Hawaii.
Paulette Rees-Denis dengan Gypsy Caravan.
Jill Parker dengan Ultra Gypsy-nya, dan kini banyak bermain di area Fusion dan mengklaim seni tarinya selalu berbasis pada ‘Dance Theatre’, meskipun akar tariannya masih konteks dalam Tribal Bellydance.

Melalui Ultra Gypsy inilah awal sejarah lahirnya berbagai macam bentuk Tribal Bellydance yang kini lebih dikenal sebagai aliran/gaya Tribal Fusion Bellydance.


Tribal Bellydance – Tribal Fusion

bellydancesuperstarstribalBaru-baru ini ‘Tribal Fusion’ telah berkembang dan menjadi sangat populer. Tribal Fusion seakan-akan menjadi sebuah ‘sarana’ bagi para penari yang pernah mempelajari fondasi Tribal Bellydance untuk mengekspresikan gaya khasnya mereka secara leluasa. Tribal Fusion jauh berbeda dengan formasi-formasi yang ada di komunitas-komunitas ATS lainnya, karena dalam Tribal Fusion penari mampu menari solo. Jika pun mereka menari secara berkelompok/grup maka mereka akan menarikan sebuah koreografi yang tertata.

Ciri khas yang paling menonjol dari Tribal Fusion adalah hadirnya bentuk-bentuk gerakan tari yang berasal dari elemen seni tari non bellydance.

Ultra Gypsy, seperti yang disebutkan sebelumnya telah memberi pengaruh akan lahirnya gaya baru ini membuat semakin banyaknya kelompok-kelompok baru yang mulai memilih jalur Tribal Fusion, dimana pimpinan/leader dari kelompok-kelompok ini umumnya merupakan anak didik dari FCBD dan Ultra Gypsy. Sebut saja Heather Stants dengan Urban Tribal-nya, dan The Indigo yang dipimpin oleh Rachel Brice dan Mardi Love.

07926aff-063a-44a5-9dcb-f4c319490b3bAda banyak konflik atas bagaimana cara terbaik untuk menggambarkan berbagai bentuk tarian dan kategori jenis tarian Tribal Bellydance yang kini semakin banyak dan variatif. Namun apapun bentuk dan opini mengenai style Tribal yang anda lihat, akan jauh lebih bijaksana jika kita menilai dari bentuk karya seni yang di ciptakan oleh seorang koreografer, dan jauh dari penilaian diskriminasi.

Karena dalam sebuah karya seni kita di ajarkan untuk terus berkembang dan berkembang, dan tidak mengenal ‘arti’ batasan.

Let share Tribal Love

– DESI –

THE VIDEOS :

BAL ANAT PERFORMANCES IN 1970 :

FATCHANCEBELLYDANCE (FCBD) :

TRIBAL FUSION VIDEOS :



About Tribal Babes Indonesia

We are the First and Pioneer of Tribal Bellydance Troupe (and community) in Indonesia. We are also the pioneer of Tribal Bellydance event in Indonesia

Diskusi

Belum ada komentar.

Drop Your Tribal Comment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

VISITOR

free counters

Statistik Blog

  • 57,150 hits

Facebook

Ocehan

Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 180 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: